Rabu, 30 April 2014
JENIS-JENIS TANAMAN HERBAL
Disekeliling
tempat tinggal kita banyak tumbuh jenis tanaman yang bermanfaat untuk kesehatan
manusia, karena itu masyarakat bisa mengusahakan sendiri untuk mencoba menanam
tanaman tersebut di pekarangan. Contohnya seperti jenis tanaman sayur-sayuran,
tanaman obat-obatan dan tanaman buah-buahan yang bisa secara langsung beguna
bagi kehidupan masyarakat itu sendiri.
Ketika membudidayakan
berbagai tanaman dalam rangka mewujudkan apotik hidup yang dapat dikembangkan
pada lahan-lahan pekarangan rumah atau dalam mengembangkannya pada sebidang
tanah yang khusus diperuntukkan tanaman-tanaman yang dapat digunakan untuk
dikonsumsi, seperti sayur, buah-buahan atautanaman yang berkhasiat obat-obatan,
tanaman ini perlu pengelolaan yang baik supaya memberikan hasil yang baik pula,
baik itu untuk sendiri ataupun yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk dijadikan
sebagai obat-obatan.
Jenis tanaman
yang berkhasiat obat antara lain adalah: gandarusa, daun ungu, kembang coklat,
pegagan, tapak dara, pepaya, greges otot, peria, cocor bebek, jarak parak,
gedung hitam, kayu Aceh, tebu hitam, iler, kumiskucing, kacar, jambu biji, kayu
usin, pandan wangi, lomba, brotoli, serei, ginseng,rimbang, kayu gambir,
bangle, rimbang, jerango, temu lawak, kunyit, lempunyang,lengkuas, dan jahe.
Tanaman herbal adalah salah satu bahan utama
produk-produk jamu. Jamu yaitu obat yang berdasarkan pengalaman turun-menurun
dibuat dari bahan atau paduan bahan-bahan tanaman yang digunakan sebagai obat.
Bagian tanaman yang digunakan oleh masyarakat diramu
sebagai obat, seperti daun, bunga, buah, akar dan kulit, sesuai dengan jenis
tanaman. Bagian-bagian tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk diramu
sesuai dengan kebutuhan dan dapat dijadikan sebagai obat tradisional.
Penggunaan tumbuhan herbal bagi masyarakat perlu
diketahui khasiat dan manfaat dari tumbuhan tersebut, jika tidak maka banyak
sekali dijumpai tumbuhan yang berkhasiat obat tetapi diabaikan oleh masyarakat
atau tidak dimanfaatkan. Sehingga khasiat dari tanaman obat tersebut menjadi
rendah dikarenakan masyarakat belum memahami meramu tanaman herbal tersebut
untuk digunakan sebagai obat penyembuh pada bagian-bagian yang sakit.














0 komentar:
Posting Komentar